Bab. 22 Dapet Teman Baru

1046 Kata

Kruk! Kruk! Kruk! Perut Raya benar-benar tidak bisa diajak kompromi sekarang. Meskipun sudah Raya tahan sekuat tenaga, tapi kali ini cacing-cacing di perutnya terus menyuarakan protesnya kepada Raya. Maklum, sejak tadi pagi Raya terus mengurung diri di dalam kamar sambil melakukan mogok makan. Namanya juga nggak pakai niat puasa. Jadi, entah mengapa perutnya kali tidak sepaham dengan keinginannya. Padahal, jika sudah berniat puasa. Raya bisa tahan sampai adzan Maghrib meskipun tidak makan sahur dulu. Kruk! Kruk! Kruk! Berkali-kali suara itu terus terdengar dari dalam perut Raya yang semakin rata. Karena belum terisi apa-apa. "Iya cacing sebentar, ya. Sabar," gumam Raya sambil berjalan keluar kamarnya. Ketika melihat sosok Raya menuruni anak tangga para ART bergegas menyiapkan makanan u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN