Seperti biasanya, Jiwa terbangun dengan Raga yang masih terlelap di sampingnya. Setiap malam, Jiwa selalu mengingatkan laki laki itu untuk tidak memeluknya saat tidur tapi semua itu percuma. Sekarang masih jam 5 pagi, Jiwa tidak perlu repot-repot memasak karena sudah ada asisten rumah tangganya yang selalu datang jam 5 pagi untuk masak dan bersih bersih. Jiwa mencoba menyingkirkan tangan Raga, pelukannya begitu erat membuat Jiwa merasa risih. Mungkin akan berbeda cerita jika mereka saling mencintai, mendapat pelukan dari suami akan terasa menyenangkan. Setelah berhasil melepaskan diri, Jiwa bergegas untuk mandi gadis itu ingat jika hari ini Raga akan berangkat pagi. Karena ada mertuanya, Jiwa akan berpura pura menjadi istri yang baik. Untuk hari ini saja. "Om bangun, udah pagi." Jiwa me

