Episode 17. Beradu Mulut

1537 Kata

    Vivi terlihat memperhatikan Virza yang sesekali menyunggingkan senyum padanya. Ia tampak seperti menguliti tubuh laki-laki itu. “Ganteng juga.” Vivi bergumam lirih.     “Aku sampai lupa mengenalkan kalian berdua.” Aku tersenyum simpul. “Vivi, ini Kak Virza.” Aku melihat Vivi yang menatap curiga pada laki-laki yang datang bersama denganku. “Kak Virza, dia sahabatku, Vivi.”     Vivi terus melekatkan kedua matanya mencermati Virza. “Aku belum pernah melihatnya. Teman kamu atau mungkin …?” Ia menggeser kursinya, hingga menempel padaku. Kemudian ia berbisik, “jangan bilang kamu mau balas dendam?”     “Husstt!! Ngawur kamu!” sergahku.     “Ayolah Di, kamu jangan bersikap seperti Arkha. Apa kalian akan bahagia, jika melakukan perbuatan tidak baik seperti ini?” Vivi berkata lirih padaku s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN