"Kamu ... benar selingkuh dengannya, Malik? Kamu menidurinya?" Malik diam. Lantas beberapa saat ia mengangguk seperti membenarkan perkataan Diana yang tengah memandang foto Malik dan seorang Wanita yang ada di dalam sebuah hotel. "Aku tidak mencintaimu lagi." "Malik, kamu jangan bercanda. Kalau kamu bilang ini bohong ... aku akan anggap itu adalah fakta dan tidak terjadi apa apa diantara kalian berdua, kan?" Mata Diana memerah. Pelupuk matanya siap meneteskan air bening dengan sejuta rasa amarah yang tak bisa lagi dikontrolnya. Malik menggeleng. Hati Diana seketika seperti tercabik-cabik dengan hebat. Malik menyangkal perkataan Diana. Artinya ia membenarkan perselingkuhan itu ada apanya. "Aku memang sudah bersama dengan wanita itu beberapa bulan yang lalu." "MALIK!" "Kami bahkan

