"Maaf kalau kedatangan saya nggak berkenan buat Kak Clair." Lily bersuara sepeninggal Daren. Sebelumnya gadis itu memastikan terlebih dulu apakah pria itu sudah benar-benar pergi atau masih berada di sekitar mereka. Clair yang tengah menyiapkan wadah untuk bahan-bahan yang akan mereka masak menoleh singkat ke arah gadis yang berada bersamanya. "Berhenti minta maaf, Ly. Kamu nggak salah sama sekali. Lagi pula ini rumah Daren, dia berhak bawa siapa pun datang ke rumah ini." Ucap Clair sungguh-sungguh, bukan hanya di mulut semata. Yah, meski tadi Clair sempat berpikir sinis mengenai kehadiran Lily, tapi kalau dipikir gadis itu tidak akan ada di sana kalau bukan Daren yang mengundang dan membawanya. Lily menghentikan gerakannya yang sedang membuka plastik bahan makanan yang ia dan Daren be

