77. Romansa Dua Orang Dewasa

2348 Kata

“Saya pulang, Gaf.” Gaffa mendongak, lalu menunduk melirik jam di pergelangan tangannya. “Ini baru jam 5, Pak. Maksud saya, iya memang ini sudah jamnya pulang, tapi Bapak beneran mau pulang sekarang? Bener-bener sekarang juga, gitu?” Daren menatap sekertarisnya itu dengan pandangan heran, namun kemudian sibuk mengemasi barang-barangnya yang ada di meja. “Kenapa memangnya? Saya nggak boleh pulang tepat waktu gitu?” “Nggak… bukannya begitu. Selama ini Bapak kan soalnya nggak pernah—” “Ya mulai sekarang kamu harus biasain diri kalau saya akan mulai pulang tepat waktu dari hari ini.” “Eh?” Daren berdiri tegap, menghadap Gaffa yang juga menatapnya lurus. Keduanya tidak mengatakan apa-apa, Gaffa yang menunggu tanggapan dari atasannya, sementara Daren terlihat tidak merasa perlu menjelaska

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN