Pulang dari kantor seperti biasanya Syfo menyempatkan diri untuk menemui Sagara. Namun Sagara tidak muncul di rumah sementara Syfo sudah menunggu laki-laki itu hampir satu jam lamanya. Ketika Syfo menghubungi ponsel Sagara, terdengar bunyi nada dering dari balik pintu. Tak lama kemudian pintu terbuka dan Sagara muncul dari baliknya. “Kamu telepon aku?” tanya Sagara sambil melangkah menuju ke arah Syfo sedang rebahan di atas sofabed. Syfo mengangguk lalu meminta Sagara datang ke pelukannya. “Tumben lama naiknya? Kamu sibuk di kafe?” tanya Syfo setelah Sagara duduk di sampingnya dan turut merebahkan kepala di atas pundak Syfo. Tidak seperti biasanya Sagara mengangguk tanpa basa basi. “Ada barang persediaan yang aku pesan datang. Lagi diatur sama bagian persediaan. Aku ikut ngawasin,” j

