Symphony-88

1384 Kata

Ketika Syfo berada di Hongkong Sagara menjadikan kesempatan ini untuk menyelesaikan persoalan rumit yang mampir di hidupnya, tanpa membuat Syfo khawatir tentunya. Apa yang kini sedang ia lakukan tidak mengharapkan apa pun kecuali wujud baktinya pada orang tua. Terutama sang ibu. Selama ini dia merasa tidak sempat berbakti dan membalas semua jerih payah yang diberikan sang ibu padanya. Meski ibunya sendiri pada hakikatnya tidak pernah memedulikan dirinya, tidak lantas membuat Sagara membalas dengan mengabaikan sang ibu. Satu persatu Sagara menyelesaikan kewajiban hutang-hutang sang ibu. Dia menjual beberapa aset yang dimilikinya. Termasuk mobil hingga menyewakan tempat yang selama ini menjadi rumah baginya. Lantai seluas kurang lebih 20 meter persegi tersebut disewakan menjadi tempat orang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN