Devan merogoh pisau yang ia letakkan di saku celana, "Kau tahu, aku tidak selemah itu sampai membiarkan seorang gadis kecil berkelahi sendirian." "Bunuh saja gadis itu, yang penting adalah Devan Wilson!" bawahan James mulai menyerang. Aluna menangkis sebuah tongkat pemukul, ia menendang bawahan James, lalu merebut tongkat itu. Aluna menggerakkan tongkat dengan indah, menghantam satu persatu kepala yang bergerak ke arahnya. Lengan kanan Aluna sempat terkena lemparan pisau, untung itu tidak menancap, hanya sedikit teriris. Setelah bagiannya selesai, Aluna menoleh ke arah Devan untuk membantu pemuda itu. Namun tak disangka, semua orang yang dihadapi Devan telah tumbang. Kondisi mereka juga lebih parah ketimbang yang dilawan Aluna. Saat itu Aluna melihatnya, sorot mata Devan yang menyeramkan

