Wanita yang bersama Roy menatap Nirmala dengan tatapan garang. Tangan kanannya tak butuh waktu lama untuk memberikan pelajaran pada Nirmala. Wanita yang tak lain adalah Rosma itu pun menghentakkan emosinya. “Untuk apa kamu ke sini? Mau merebut suamiku?” “Sudah, dia kan tidak sengaja menabrakmu.” “Kamu bela dia, Sayang?” “Cukup Rosma.” Roy segera pergi untuk meninggalkan Rosmalina tanpa suara lagi. Sedangkan Nirmala masih saja di tempat itu dengan berdiri dan tatapan matanya tertuju pada Hendra dari kejauhan. Nirmala merasa yakin bahwa Hendra terus menatap wanita yang bernama Rosma itu. Nirmala hanya diam sembari melangkahkan kakinya menuju ke hotel. Dia ingin beristirahat dan memikirkan semuanya yang tengah dilakukannya. Tentang cinta dan juga hatinya. *** Rosma dan Roy dalam sa

