SESUKA HATI

224 Kata
Larissa akhirnya terbangun pada pukul setengah dua pagi setelah tak sengaja tertidur saat menonton drama korea. Lalu ia berjalan ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya dan sikat gigi. "Hah! Badanku pegel banget astaga! Kenapa bisa ketiduran dalam posisi tubuh jingkrung gitu," ujar Larissa dengan menggerutu dan meregangkan tubuh-tubuhnya. Setelah selesai dengan urusan bersih-bersih tubuhnya dan rangkaian penggunaan skin care, Larissa memutuskan untuk akan melanjutkan tidurnya kembali saja. "Eh apa katanya? Sorry ya, Yang! Baru bisa aku balas karena aku tadi ketiduran dan handphone aku kebetulan juga mati karena aku charge. Ada apa kok spam telepon terus, Yang?" ucap Larissa sembari mendikte perkataan Pandu pada chat yang dikirimkan pria itu padanya sebagai balasan atas telepon bertubi-tubi yang ia lakukan tadi untuk membantu Ana mencari keberadaan pria tersebut. Larissa hanya bisa tersenyum getir menatap layar handphone nya yang masih menampilkan room chat antara dirinya dan Pandu. Ia merasa jawaban dari Pandu tersebut seperti hanya formalitas saja untuknya. Akhirnya Larissa memilih untuk membacanya saja lewat jendela w******p yang ia setting pada handphone nya. "Udah lah lanjut tidur lagi aja sih, Ssa. Ngapain juga lu malah pusing-pusing mikirin cowok yang sama sekali no effort kayak begini. Balas besok pagi aja sekalian dan bilang kalau udah ketiduran juga, haha. Emang cuma dia doang yang bisa begitu? Semangat, Ssa!" ujar Larissa pada dirinya sendiri dengan semangat dan mengepalkan kedua tangannya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN