Tidak mudah melarikan diri dari sekolompok preman yang memeras tenaga dan uang para anak gelandangan seperti Kean dan Erin. Saat bekerja pun mereka selalu diawasi, apalagi saat bersantai. Sedangkan yang memantau mereka bukan hanya satu orang, tetapi ada banyak preman. Berulang kali Kean mencari cara dan berulang kali pula kesempatan untuk kabur itu datang, tetapi sayangnya selalu gagal, karena hampir setiap saat keberadaan tidak luput dari pengawasan. Jangankan saat mengemis atau bersantai, saat ingin buang air kecil saja diikuti. Beruntung selama ini uang setoran mereka berdua tidak pernah kurang, sehingga pengawasan sedikit longgar. Hari ini, Kean dan Erin mencoba lagi untuk kabur, setelah beberapa hari terakhir berhasil menitipkan pakaian sedikit demi sedikit pada sebuah warung ba

