Pertemuan Dengan Indra

2118 Kata

Pelukan Ibu Marni, menyadarkan Kean dari kenangan masa lalu yang pahit. Kenangan masa kecilnya yang tidak pernah mengecap kebahagiaan. Masa di mana dirinya menjadi dewasa di usia yang teramat muda dan harus berjuang lebih keras dari orang tua. Membuang masa anak-anak yang seharusnya penuh canda dan tawa demi sebuah tanggung jawab. Di usia yang masih sangat dini, ia dipaksa oleh keadaan untuk menjadi orang tua yang melindungi Erin. Memberinya kasih sayang, mencarikan tempat tinggal, dan menjaga serta melindunginya dari siapa pun yang berniat jahat. Tanggung jawab yang amat berat diberikan oleh Widya secara paksa padanya. Kean mengusap pipinya yang basah. Air mata akan selalu mengalir setiap dirinya teringat pada masa lalu ataupun pada Erin. Dirinya tidak dapat berbohong kalau kenangan bur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN