SERANJANG DENGAN si BREWOK - 27 Azzura datang lebih awal ke kantor karena akan mengikuti rapat dewan direksi. Usai menaruh tas, tanpa menaruh curiga, ia melangkah masuk ke dalam ruangan direkturnya dengan tujuan memeriksa kembali segala persiapan untuk meeting nanti. Lagi-lagi seperti tiga hari yang lalu, pemandangan m***m sang direktur bersama wanita yang sama dilihatnya lagi. “Maaf, Pak.” Dengan jantung yang berdebar, ia pun langsung menutup pintu. Kakinya gemetar menyaksikan perbuatan tak baik dan menjijikan seperti itu. Tungkai kakinya terasa lemas. Ia pun langsung duduk di kursi kerjanya. Ia melamun, memikirkan apa yang sudah terjadi di dalam sana. “Kamu kenapa, Zura?” tanya seseorang padanya. “Nggak apa-apa, Sel.” “Kamu kayak sakit. Udah sarapan belum?” “Udah, Sel. Cuma itu,

