Bulan madu yang Rain rencanakan jauh-jauh hari, kini telah tiba. Ia berencana untuk mengajak Aira berbulan madu ke Hawaii. Aira terlihat sangat bahagia, saat Rain memberitahunya tentang rencana bulan madu mereka. Setelah 2 bulan menikah, akhirnya mereka bisa merasakan bulan madu berdua di negeri orang tentunya. “Sayang, apa kamu sudah siap?” tanya Rain setelah membuka pintu kamarnya. Aira menganggukkan kepalanya dengan senyuman di wajahnya. Rain lalu masuk ke dalam kamar, ia kecup kening istrinya, “kamu sangat cantik, Sayang. Kenapa Om jadi takut gini ya? Om takut akan banyak lelaki yang akan melirik istri kecilku ini,” godanya sambil mencolek hidung mancung Aira. “Seharusnya aku yang merasa takut. Om terlihat begitu tampan. Pasti akan banyak gadis-gadis yang terpesona dengan ketampan

