"Kau kenapa?" tanya Mala. Dia menghampiri Bian yang tampak sedang tak baik-baik saja saat ini. Wajah pria itu sangat pucat sekali, membuatnya bingung saat ini. Tak biasanya, Bian terlihat stress saat ini. "Ada beberapa masalah kantor yang harus ku urus dan itu semua membuat ku begitu stress sekali." Bian menjatuhkan tubuhnya di atas sofa. Dia mengusap wajahnya dengan kasar, semua masalah yang tengah menimpanya saat ini, membuat dia begitu depresi sekali. Kepalanya terasa berat dan tubuhnya terasa lemas. Mala mengangguk mengerti, dia tak bertanya banyak lagi, karena nantinya akan membuat Bian bertambah kesal saja. Dia mengambil teh yang telah dibuatkan olehnya tadi dan diberikan teh tersebut kepada Bian. "Sebaiknya untuk saat ini kau tenang sejenak, nikmati teh ini dan bersihkan tu

