Kali kedua ke Norwegia, kembali Yurika yang menemaniku. Dia lagi free soalnya, karena bukannya mengurus tugas akhir, anak ini malah ambil cuti kuliah. "Gar ihh itu koper gue!" Itu suara Mutia, yak! Asisten kampretku ini juga ikut sekarang. "Ambil kek sendiri!" "Yailah kan lo laki, Gar!" Enggan berdebat lebih jauh dengannya, aku berjalan cepat mengambil koper milik Mutia. Setelah itu, aku kembali dan menumpuk koper tersebut di atas troli. Pergi kali ini kami gak nginep di hotel, tapi di apartment, syukurlah apartmentnya ada dua kamar, jadi aku gak perlu nyampur sama Yuri dan Muti. Di kamar, aku membongkar koperku untuk mengeluarkan baju ganti, setelah itu, kubuka ransel untuk mengeluarkan jurnalku. Kalau kata Akma

