16. Bali - Norway

1432 Kata

Yurika sakit, gak ngerti kenapa di cuaca sedingin ini suhu tubuhnya malah naik. Oke, mungkin badannya beradaptasi kelewatan, bukannya menghangatkan diri, ini sih memanaskan diri.             "Dikoper aku ada softek, ambilin kak!" Ujarnya sambil mengigil. Ya, meskipun suhu tubuhnya naik, ia tetap kedinginan.             "Buat apa? Kamu haid?" Tanyaku.             "Rendem di air es, kompres aku. Aku gak kuat kalau ke UGD! Cepet!" Serunya.             "Dokternya Kakak panggil ya Dek?"             "Kak cepet!"             Aku turun dari kasur, lalu membongkar koper Yuri, mencari pembalut wanita. Setelah ketemu, aku langsung menuju kulkas untuk mencari minuman dingin. Mengambil botol air mineral dari kulkas, aku langsung melakukan apa yang ia perintahkan. Setelah itu semua selesai, aku du

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN