Berbeda dengan pikiran sempit milik Bram, Andini saat ini sedang gencar-gencarnya untuk segera menaikkan perusahaan milik Bram. "Aku akan membuat perusahaan ini membaik untuk sementara waktu ini sampai Mas Bram percaya jika aku layak memiliki semua kepemilikan ini," batin Andini. Saat ini, dia berada di kantor perusahaan, sibuk dengan tumpukan berkas yang menggunung. Tiba-tiba ada suara ketukan pintu dari luar. Tok! Tok! Tok! "Masuk!" "Selamat pagi Bu Andini." "Pagi, ada apa kamu kesini, Lia?" tanya Andini pada Amalia. Dia adalah sekretaris pribadinya saat ini. Lia membawa berkas yang dibawanya saat ini. Ia mendekat dan menyerahkan dengan cepat dengan penjelasan yang singkat. "Ini adalah laporan penggelapan dana yang dilakukan oleh Armor, Bu. Silakan Anda lihat sendiri, ti

