Bab 38

1094 Kata

Andini memilih pura-pura tidak tahu atas ketertarikan Bram terhadap pengasuh yang cantik bernama Julia itu. "Aku yakin, Julia bukan orang yang murahan seperti Debora dan Caca," batin Andini lagi. "Mas, aku gak bisa berlama-lama di sini, aku harus ke kantor sekarang. Ada kerjaan penting banget." Bram menatap Andini dengan tatapan yang sulit diartikan. "Iya sayang, pergilah. Aku tidak apa bersama pengasuh saja," ungkapnya enteng. Andini mengangguk dan tersenyum. "Syukurlah kamu sekarang tidak banyak tantrum. Aku kerja dulu ya, Julia saya titip suami saya ya. Kamu lakukan apa yang saya perintahkan." Julia mengangguk patuh pada Andini. "Baik Bu Andini." Andini melangkah pergi, sementara itu Debora lebih bernafas lega saat ini. Ia sudah hampir gila saat merawat Bram yang penuh keluhan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN