Dengan langkahnya yang gontai, Syifa berjalan menuju gerbang kampus dengan Putri di sebelahnya. Berhubung hanya Putri yang tidak membawa motor, jadi dia hanya berjalan bersama Putri. Afra bawa, tapi sahabatnya yang satu itu sedang sibuk dengan organisasinya. Dan Kiki sudah pulang dari tadi bersama anak kelas lain yang kebetulan rumahnya berdekatan. "Pak Dwiki udah di depan Syif?" tanya Putri yang masih sibuk menghubungi adiknya. "Udah, dari sepuluh menit yang lalu Put." Syifa menatap Putri dari samping, "Adek lu bisa dihubungin?" tanyanya. Putri menggelengkan kepalanya lemah, "Mau naik ojol tapi mayan ongkosnya." gumam Putri yang masih bisa Syifa dengar. "Yaudah, gue anter aja. Nanti gue bilang sama mas Dwiki." "Eh, jangan Syif. Ngga enak gue." tolak Putri halus. Dia tidak enak dengan

