Chapter 41

2470 Kata

“Lo gimana, sih? Kerja gitu doang nggak bisa! Kalau nggak bisa, bilang! Biar gue cari orang lain!” kata Zoya lewat ponselnya dengan kesal. Dia bersandar di dinding toilet kamar mandi sambil menatap cermin di depannya. “Iya, tapi ini nggak semudah yang kita bayangin.” “Nggak mudah gimana, sih? Cewek murahan gitu doang nggak bisa lo urus! Kalau nggak bisa juga, jangan harap ya gue mau kasih itu lagi sama lo!” Zoya menekan tombol merah pada layar ponselnya dengan penuh rasa marah. Beberapa detik kemudian, dia menerima pesan berisi permintaan maaf dari si penelepon dan juga kata-kata berupa janji manis kalau apa yang mereka rencanakan akan berjalan lancar sesuai dengan yang Zoya harapkan. “Payah lo!” tukas Zoya, masih kesal setiap kali dia ingat kata-kata Fuji tadi. “Lo lihat aja apa yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN