Sa, mulai sekarang kamu nggak boleh kemana-mana. Aku akan meminta mama atau ibu menemanimu di apartemen saat aku sedang bekerja.” Kata Bagas memberi ultimatum. Kandungan Nana memang baik-baik saja. Namun tetap saja, Nana harus beristirahat. Bahkan sekarang Nana harus beristirahat dengan total. Goncangan yang keras tadi hampir saja membuat Nana kehilangan bayinya. Untuk saja tidak ada benda keras yang membenturnya sehingga masih kandungan Nana masih bisa diselamatkan. “Antar aku ke rumah mama setiap kali kamu pergi kerja. Kalau kamu sudah pulang kerja, kamu bisa jemput aku lagi.” Kata Nana dengan pelan. Nana merasa takut jika di suatu tempat sendiri. Dia tidak memikirkan dirinya sendiri, namun dia memikirkan keselamatan bayinya. Sejak dia hamil, dia selalu berhati-hati dalam melakukan s

