Brukk “Awhhh …” Keluh seseorang dengan keras. Pinggangnya terasa sakit karena terbentur trotoar dengan keras. Rasanya kakinya juga terkilir. Dia benar-benar tidak bisa bangkit sendiri. “Kamu tak apa-apa?” tanya Nana begitu dia bisa bangkit dari tubuh laki-laki yang menolongnya. Nana mengulurkan tangannya untuk menolong pria itu. Pria itu menerima uluran tangan Nana dan mencoba untuk bangkit, walau pingganya terasa sangat sakit. “Indra.” Panggil Nana memastikan. Laki-laki yang dipanggil Indra itu hanya meringis kesakitan. Tangannya memegang pinggangnya yang berbenturan dengan trotoar. Dia mencoba berdiri dengan tegak, walau kakinya terasa nyeri. “Hai, Na. Lama tak jumpa.” Sapa Indra dengan ramah. “Kamu beneran Indra, ‘kan? Teman SMA Bagas?” Indra menganggukkan kepalanya. “Aww …”

