Bagian Lima Puluh Lima

2553 Kata

Aldo membuka pintu dari rumah sederhana. Hanya ada dua kamar dan satu kamar mandi. Satu ruang keluarga dan dapur yang gabung dengan ruang makan. Aldo melihat sekeliling sudut rumah ini. Tidak terlalu mewah namun cukup nyaman untuk ditinggali. Nana melangkahkan kakinya pelan masuk ke dalam rumah yang akan dia tinggali selama dia kabur dari hidup Bagas. Dia meletakkan koper di samping pintu. Kemudian membuka pintu kamar yang tidak jauh dari pintu utama. Udara dingin langsung menusuk menerpa kulit Nana. Kentara sekali jika rumah ini sudah lama tidak ditinggali. Debu-debu yang menempel di semua perabot kamar membuat Nana terbatuk dan bersin. Hidungnya gatal berada di ruangan yang sudah lama tidak terkena sinar matahari ini. "Apa sebaiknya kita cari tempat yang lain saja?" tanya Aldo kuatir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN