Pov Erlin:
Pada saat itu aku merasa kamu bukan lelaki yang terbaik untukku. Bukan pasangan yang pas untuk ku. Bahkan aku sangat merasa menyesal bisa mengenalmu dan meminta syali untuk menjodohkanmu dengan ku. Tapi apa? sekarang aku tidak bisa berbuat banyak selain aku berharap kepada tuhan untuk memperbaiki semua yang pernah aku lakukan.
Sore ini aku berencana untuk pergi ke tempat kerjanya yosep, karena di kantornya tidak ada orang hanya beberapa karyawan yang bekerja disana jadi aku memutuskan untuk datang ke rumahnya. Aku membawa sedikit makanan yang ku buat sebelum berencana pergi. Dan lagi pertemuan ku tanpa diketahui oleh tio. Aku tidak mau hanya keinginan ku tio jadi salah paham dan membatalkan semua pernikahan yang sudah direncanakan.
Sebenarnya bukannya baik yah, jika aku dan tio gagal untuk menikah. Tapi hati kecilku merasa aku akan sangat menyesal jika suatu saat nanti aku dan tio gagal. Entah, aku merasa seperti itu.
*********
Keraguan. Iyah keraguan yang kini erlin rasakan. Ragu atas semua nya, bingung sangat bingung. Saat semuanya sudah di serahkan kepada lelaki yang ia sendiri pun belum tahu asal usulnya. Tindakan yang sangat konyol. Terkadang tuhan memberikan kita penyesalan saat kita meninggalkan yang baik untuk yang terbaik. Tapi sayang penyesalan itu tidak bisa kita tahu bahkan dia datang dikala kita terpuruk akan perbuatan kita sendiri. Dan penyesalan tanpa sebuah tindakan hanya akan membuat kita lebih menyesal.
Cerita ini mengingatkanku pada kisah seorang teman dekat ku yang sejak awal ia pernah mencintai wanita pujaannya yang selama ini ia tunggu. Namun sayang, karena ia terlalu lamban untuk mengungkapkan semua perasaannya kini ia hanya bisa melihat wanita idamannya bersanding dengan pria lain yang tak pernah ia sangka bahwa lelaki itu adalah kakaknya sendiri.
Sekarang erlin hanya tinggal menunggu waktu yang ikut menjawab semua kebingungannya.
Derrrrrrrrrttttttt Deerrrrrrrtttttt Deeeerrrrrrrtttttt
“Siapa si? ganggu aja tahu. Angkat dulu deh, nanti kita lanjut lagi”
“Gak papa lah abaikan aja kita lanjut ya… aku lagi enak nih.. yaaaa pliiiiissss”
“Gak udah angkat dulu takut penting….”
“Yaudah… Bentar ya….”
Terpampang jelas nama erlin di layar hanphone yosep…
Kaget bukan main, erlin meneleponnya sampai berkali kali,
“Halo cantik… kenapa?”
“Kamu gak di kantor ya hari ini?”
“Oh iyah aku lagi dirumah lagi gak enak badan. Kenapa?”
“Wah kebetulan banget. Aku lagi di depan rumah kamu… Dan aku bawa makanan khusus buat kamu”
“Apa kamu ada di depan rumah ?” Suaranya sedikit berteriak..
“iyah kok kamu kaget gitu..”
“Gak a-a-aku hanya…. yaudah bentar ya aku keluar dulu…”
Semuanya akan terbongkar tanpa kita yang meminta. JIka kamu ceroboh maka kelakuan ceroboh mu akan terbalaskan karena kau lalai.
“Haiiii…. Aku kangen banget…”
“Kamu bukannya hari ini sibuk banget ya. Kan mau cari gaun pengantin…”
“Kok kamu gak seneng gitu si… Bahkan sapaan aku aja gak kamu balas…”
“Aku bawa makanan ayok kita makan didalam” Lanjut erlin dan ia masuk nyelonong tanpa izin yosep.
“Eh …….”
Mata erlin terbelalak ia terkejut bukan main melihat sosok wanita berdiri di depan sofa dalam keadaan t********g b***t sedang menyalakan rokok. Tangan nya gemetar hebat makanan yang ia genggam jatuh dan berantakan. Karena menghasilkan bunyi cindy pun ikut terkaget dan mereka kini saling tatap menatap. Erlin yang sangat shock pipinya basah karena air mata yang tak sanggup ia tahan lagi.Tubuh nya mematung tak mampu berbicara ia tak bisa memalingkan pandangannya yang bergantian menatap cindy dan yosep. Sedang yosep yang kecolongan ia pun hanya bisa memandangi dari kejauhan. Cindy yang berlagak dan sudah biasa dengan suasana seperti ini, ia malah menghampiri erlin yang sedari tadi mematung menatapnya. Cindy berjalan mengelilingi erlin dan bertanya …..
“Kamu siapanya yosep?”
Sekali lagi erlin hanya bisa diam dan air mata tak kunjung berhenti.
Cindy berjalan menuju yosep dan di pegangi nya b****g nya lalu diarahkan tangannya untuk menyentuh d*** nya.
“Kalian sudah pernah melakukannya berapa kali?” tanya erlin
“Setiap kali bertemu dan itu hampir setiap hari” jawab cindy lantang
Tanpa rasa malu cindy melumat semua bibir yosep di depan erlin. Erlin yang hanya bisa menontoni nya ia hanya bisa menggelengkan kepalanya. Yosep tak kuat menahannya ia malah membalas kecupan cindy dan melakukannya di depan erlin. Semuanya sudah terjadi sudah menjadi lembaran dalam hidup erlin bahkan ia tak mampu berbuat apa apa hanya bisa pasrah menerima takdirnya. Semuanya sudah ia serahkan kepada lelaki yang salah. Tak kuat menahan semua tontonan itu erlin berlari sekuat tenaganya ia tak memperhatikan sekeliling nya ia hanya bisa berlari sekencang mungkin.
**********
Pukul delapan malam. Erlin menelepon tio memintanya untuk menjemput dirinya yang sudah terkapar lemas di pinggir jalan.
Sesampainya tio di depan erlin, tio menyuruhnya untuk segera masuk karena cuaca diperkirakan akan turun hujan.
“Kamu mau ke apartemen kamu apa mau ke rumah?” tanya tio sembari menyetir.
“Aku mau ke apartemen kamu” Jawab erlin singkat
karena tio melihat keadaan erlin yang sangat terpuruk ia tak ingin banyak tanya dan hanya bisa menurutinya.
“Baiklah tuan putri ….”
erlin meliriknya dan tersenyum tipis lalu kembali menangis kecil.
Sesampainya di apartemen tio menyuruhnya untuk duduk terlebih dulu karena ia akan mengambilkan pakaian untuknya.
Sepuluh menit berlalu, tio menyodorkan pakaiannya lalu duduk di samping erlin.
“Ini kamu pakai ini , aku gak ada pakaian wanita, hanya ada ini ukuran yang paling kecil” tio menatapnya sedang erlin hanya terdiam..
Lalu erlin mantap tio lagi tanpa aba aba ia langsung menyerbu nya. Elin mencium bibir tio halus dan semakin lama semakin kasar ia melumat semua bibir tio bahkan sampai menghitung gigi rapih nya. Tio pasti sangat kaget dengan perlakuan erlin yang aneh, ia berusaha untuk melepaskan ciuman itu tapi erlin memaksanya lagi dan menciumnya lagi, tiga menit berlalu tak berhenti disini erlin mengincar area lain ia mulai menciumi telinganya dengan bibir basah nan mungil itu. Tio yang mulai terangsang ia mulai terpancing oleh permainan erlin.
“Aaahhh” desah tio
“Kamu kenapa lin?”
“Kamu lagi gak baik baik aja?”
“Aahh” desahnya lagi
Jari jari erlin mengelus halus paha tio lalu berdiri berbisik di telinganya…
“I love you”
Suara halus dan lembut itu menghidupkan gairah tio. Lalu kini posisi mereka berhadap hadapan dengan posisi erlin seperti posisi WOT. Jantung tio mulai berdegup kencang bahkan nafas pun sudah tidak bisa di kontrol lagi. Tanpa ada kata kata lagi tio langsung melumat bibir erlin dan mengecupnya beberapa kali. Yah tio adalah lelaki normal siapa sih dengan posisi itu tidak tergoda. Merekapun mulai memainkan lidah nya masing masing, ciuman itu semakin kasar dan liar. Lalu erlin memaju mundurkan pinggulnya dengan tangan tio yang menarik lepas menarik lepasnya. Lalu tio pindah posisi ia menciumi dan menjilati leher erlin, tio melepaskannya beberapa detik mereka saling menatap dan tersenyum sebelum mulai melanjutkannya.
Selanjutnya kalian bayangkan sesuai imajinasi kalian.
Malam ini erlin meluapkan kekesalannya kepada tio yang sebenarnya tio tidak tahu mengapa erlin bisa seperti ini. ia sangat tidak mengerti kenapa erlin mampu melakukannya kepada lelaki yang belum halal untuknya. Erlin melakukan semua itu dengan alasan yang sangat kuat menurutnya.