Tidak ada tujuan selain kembali ke apartemennya. Untuk sementara ia dan Arabella akan menetap di sini. Keira menatap buku tabungannya yang kian menipis. Ia harus menghemat agar bisa menutupi semua kebutuhan mereka. Ck! Menghemat? Sejak dulu ia selalu hemat. Tidak pernah menggunakan uang secara berlebihan. Keira menghela napas panjang. "Apakah hanya dengan bekerja di toko perhiasan mampu menutupi semua kebutuhan kami? Tapi jika aku mencari pekerjaan lain, aku harus meninggalkan Arabella bersama Mom dan Jenny. Aku belum sanggup untuk melepaskan Ara." Keira mengalami dilema. Dipandanginya wajah cantik putrinya yang tertidur sangat lelap meski di atas kasur yang jauh dari kata empuk. Sama seperti dirinya, mungkin Ara juga merasa nyaman hidup sederhana dibandingkan di dalam istana. "Tapi Mom

