Hari yang di Luar Kendali

1078 Kata

Suara rem di antara keheningan parkir pada jam sibuk menyadarkan Morgan kalau ia sudah tidak boleh berpikir lagi. Ia tidak boleh kehilangan wibawanya di depan orang lain sekarang. Begitu membuka pintu mobil, seorang satpam langsung menyapanya. Morgan mengangguk pelan dan berjalan sambil memperbaiki kancing jas. Walau perasaannya masih belum nyaman karena keinginan yang disampaikan Daidan tadi, ia berusaha mengendalikan diri sekuat tenaga. Ia mengangguk dan tersenyum formal saat beberapa pegawai menyapanya ketika melintas di lobi. Ia berharap bisa melihat Sarah. Namun, gadis itu pasti akan menghindarinya sekuat tenaga sekarang. Morgan memaki dirinya yang berharap sesuatu yang tidak akan terjadi. Ia memejamkan mata dan memilih naik ke lantai dua melalui tangga darurat. Langkahnya terhent

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN