Morgan memejamkna mata kepalanya berdenyut perlahan. Bayangan soal semalam setelah minum kembali menghampiri. Setelah bangun dari tidur dan terserang sakit kepala ia nyaris tak ingat apapun. Untuk itu Morgan membiarkan air panas menyirami tubuhnya ketika mandi tadi. Ia turun dengan setengah hati untuk sarapan. Ketika bertemu dengan Flo yang langsung berdiri lalu pergi, masih tak disadari apapun. Ingatannya datang dengan cara yang tak wajar saat melihat iklan sepasang kekasih yang tengah menikmati liburan. “Aku tidak mengatakan semuanya, kan?” tanya Morgan panik. Penampakan laptop tentang laporannya sendiri tidak lagi menarik minat pria tersebut. Ia memaksa otaknya hingga sakit untuk mengingat lebih banyak. Yang ada di dalam ingatannya wajah Flo yang menatap dengan sedih, serta pertanyaa

