Lari

1178 Kata

Hanya makanan pencuci mulut yang akhirnya bisa dimakan Sarah. Selebihnya ia memaksa dengan minuman semua benda tak dikenal yang masuk ke mulutnya. Ia bertanya-tanya bagaimana orang-orang di Italia memakan otak dan jeroan dengan lahapnya tanpa merasa mual. “Ayo ke sini lagi nanti setelah kita menikah!” Sarah hampir saja tersedak dengan hidangan pencuci mulut yang seperti spon itu. Ia meraih gelas berisi air putih dan minum banyak-banyak. “Kenapa kelihatannya kamu kaget? Toh … kita benar-benar akan menikah, kan?” Entah lugu atau terlalu t***l Manda seperti tidak bisa menangkap keengganan dari sikap tubuh Sarah. Bertunangan saja belum, sekarang Manda sudah berbicara kehidupan setelah pernikahan. Sarah tidak tahu hal apa lagi yang terjadi setelah ini. Rupanya siksaan dari keputusan Sara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN