Sepuluh panggilan tak terjawab dari Sofia, terpampang jelas notifikasi itu di ponselnya. Arya mengembuskan napas kasar. Pria yang baru bangun tidur karena semalam lembur sampai larut itu merasa ada hal yang tak beres. Karena sudah lama sekali wanita itu tak meneleponnya. Arya melembutkan hatinya, ia harus tahu alasan Sofia meneleponnya berkali-kali. Akhirnya, Arya mengalah. Ia tak tahan untuk tidak menghubungi ibunya. Apalagi saat mengingat riwayat sakit jantung yang ibunya derita. "Iya, Ma. Kenapa Mama menelepon Arya berkali-kali?" tanya Sofia. Kamu ke mana saja? Apa karena Kamu marah pada Mama hingga Kamu tak mau mengangkat telepon dari Mama? Atau wanita licik itu yang tak membiarkanmu menelepon Mama? Sofia langsung mengomeli Arya seperti biasanya. Hati Arya justru lega, nyatanya wani

