Pria itu mengangkat kartu debit miliknya, memperlihatkan pada sang mama. "Arya hanya akan mengambil ini, karena ini berisi uang Arya pribadi. Uang yang Arya hasilkan murni dari bekerja. Arya pastikan Arya tidak akan membuat Mama kehilangan harta walau sepeser pun. Mama bisa berikan semua kekayaan Mama kepada Kak Satya, anak kesayangan Mama. Arya tidak membutuhkannya." "Kamu sangat sombong. Akan mama pastikan jika Kamu akan menyesal, Arya." Sofia semakin geram dengan sikap putranya yang ia anggap sangat sombong. "Semoga saja Arya tidak akan pernah menyesal dengan pilihan Arya." Pria itu berkata tanpa keraguan sedikit pun. Ia sudah siap melepaskan semua kemewahan itu dari tubuhnya. Diam-diam pria itu bangga terhadap dirinya. Karena baru kali ini ia berani melawan mamanya. Baru kali ini, A

