Delima menghubungi Alesha jika besok adalah keberangkatan mereka menuju Kingaroy. Kalau Alesha ingin ikut, maka segeralah pulang ke Jakarta, nanti Delima yang akan menjemput Alesha ke kampus. Tidak perlu membawa pakaian, cukup barang-barang penting saja. Tapi kalau Alesha masih ingin bersama Devano, Delima tidak masalah juga. Mungkin dengan mengalah dan mencoba memaafkan adalah jalan terbaik yang Tuhan pilihkan, apalagi di kandungan Alesha sekarang ada seorang bayi. Banyak sekali yang harus dipertimbangkan ketika pergi. "Paman, kita jadi akan pulang hari ini ke Jakarta?" tanya Alesha pada Devano yang sedang duduk bersama laptopnya. Devano menatap Alesha. "Iya, saya akan membereskan Vera dulu, kemudian pergi ke Kalimantan. Saya sedikit bingung, tumben sekali keluarga Vinorist adem ayem--

