TERBONGKAR

1038 Kata
TERBONGKAR !! Di pagi hari saat semua sudah berangkat memulai aktivitas mereka masing-masing, Rika membongkar satu-persatu baju Billy yang hendak dimasukkan ke mesin cuci. Saat sedang memilih baju Billy yang kotor, tak sengaja Rika menemukan rambut panjang hitam yang menempel di baju Billy. Lalu Rika mengambil rambut tersebut dan menyamakan dengan rambutnya. ternyata tidak sama dengan rambut miliknya. Kecurigaan nya mulai timbul, dia teringat dengan kejadian dimasa lalu saat Billy ketahuan selingkuh. "Kurang ajar kamu Billy, ternyata kau bermain-main dibelakang ku! lihat saja aku tidak akan tinggal diam jika kau terbukti selingkuh dariku," ucap Rika dengan penuh amarah. Lalu dia membongkar semua isi dalam tas Billy, begitu banyak bukti yang dia temukan, sebuah lipstik merah yang terselip dibawah celananya, dan juga wangi parfum wanita yang lengket di baju kemeja Billy. "Oke sekarang kau sudah berani bermain-main dibelakang ku, aku akan ikuti permainanmu." Rika tak ingin menangis lagi mengeluarkan air mata demi laki-laki yang tak berguna. "Halo, aku ingin kau ikuti Billy kemanapun dia pergi, kirim kan setiap gambar yang dia lakukan!" ucap Rika berbicara pada seseorang.Rika tersenyum sinis membayangkan wajah Billy, dia merasa bodoh tetap percaya kepada Billy selama ini. *** "Hey Andre," sapa vita yang menghampiri Andre di Bar miliknya. "Hi, apa yang sedang kau lakukan disini?" tanya Andre. "Aku ingin menemui mu! disini sangat berisik, ayo kita keluar jalan-jalan!" ajak vita. "Ide yang menarik, ayo!" jawab Andre. Vita dan Andre pergi dengan mobil mereka menuju sebuah pusat permainan, mereka menghabiskan waktu bersama dan tertawa gembira, diam-diam vita mulai merasakan ketertarikan pada Andre. Sebuah notifikasi masuk kedalam handphone Rika, dia melihat pesan gambar yang dikirim dari orang suruhan nya, didalam gambar tersebut dia melihat Billy sedang makan bersama dengan wanita lain. Rika sangat murka melihat semua itu. dia melihat wajah Billy menatap mesra wanita didalam gambar. "Dasar lelaki b******n! kenapa kau menyalah disaat sudah tua seperti ini? wanita itu terlihat muda untuk mu, bahkan dia pantas untuk menjadi anak mu.Baiklah kau ingin bermain-main dengan ku, aku akan tunjukkan cara bermain yang benar padamu." Rika segera menuju ke pabrik dia mengambil alih semua urusan pabrik, dia memeriksa daftar keuangan yang diolah Billy selama ini, dia memindahkan semua aset atas namanya. Sehingga tak ada sepeserpun uang yang akan diterima Billy saat mereka bercerai. Rika menghubungi pengacaranya untuk segera mengurus surat cerai mereka, setelah semuanya selesai, disaat itu lah Rika akan mengusir Billy dari rumah. Malam pun tiba, Rika bertingkah seperti biasanya, seolah tidak terjadi apapun sama sekali didalam rumah tangganya. Dia menyambut Billy dengan senyuman manis seperti biasanya, dia memperlakukannya seolah dia tak mengetahui semua tentang perselingkuhan yang selama ini dia jalani. "Mas, kamu sudah pulang? kok tumben cepat pulangnya?" tanya Rika berusaha tetap tersenyum. "Iya, hari ini tidak banyak yang harus dikerjakan, semua urusan pabrik sudah selesai," jawab Billy sembari mencium Rika. Jijik rasanya Rika menerima ciuman dari Billy, tapi dia harus tetap berusaha untuk tetap bersikap normal, sampai semua urusannya selesai. "Aku sangat merindukanmu sayang, Billy mulai menciumi Rika, dia mengecup bibir Rika secara perlahan, lalu dia membaringkan tubuh Rika ditempat tidur, dia jelajahi satu persatu tubuh Rika, kecupan demi kecupan dia berikan ditubuh Rika. Rika mulai terangsang dengan kecupan itu, tubuhnya mulai menggeliat diatas tempat tidur, desahan nafasnya semakin terdengar, Billy mulai membuka satu persatu kancing baju gaun malamnya, sampai tubuh Rika terpampang dengan jelas tanpa sehelai benang pun yang menutupi tubuh nya. Billy semakin bernafsu melihat semua itu, dia mulai mengecup gunung kembar Rika, perlahan-lahan kecupan itu turun kebawah, saat nafsu kian memuncak, Billy ingin memasukkan senjata nya ke sarang Rika. "Hentikan,Mas!" ucap Rika menghentikan Nafsu yang sedang memuncak secara tiba-tiba. "Ada apa? kenapa kau berhenti ditengah-tengah seperti ini?" tanya Billy tak mengerti. "Aku sedang tidak enak badan," ucap Rika memakai kembali bajunya seperti semula. "Kenapa tiba-tiba seperti ini? tadi kau terlihat baik-baik saja, dan kau juga menikmati nya?" tanya Billy tak mengerti. "Aku ingin tidur saja! aku lelah mengurus rumah setelah seharian," cetus Rika menarik selimut lalu memejamkan matanya. Billy merasa kecewa dengan sikap Rika yang menghentikan aksinya saat nafsunya sedang memuncak. Dia bingung dengan perlakuan Rika yang tiba-tiba aneh seperti ini, tak biasanya Rika tidak ingin bercinta bersamanya. Biasanya Rika yang selalu mengajaknya untuk bercinta terlebih dahulu. *** "Terima kasih sudah menemani aku seharian ini, aku bahagia bisa tertawa bahagia tanpa ada beban dipikiran ku saat itu," ucap vita berada didalam mobil Andre didepan rumahnya. "Aku senang mendengarnya, kau merasa bahagia saat bersama ku," jawab Andre tersenyum menatap Vita. Vita terdiam memandangi Andre begitu dalam, dan begitu juga Andre membalas tatapan vita tak berkedip.Secara perlahan Andre mendekati wajah vita, lalu dia berikan kecupan hangat ke bibir vita. Vita yang merasakan kehangatan dari sentuhan bibir Andre dia menyambut ciuman itu dengan kembali menciumnya. Mereka menikmati ciuman itu dengan penuh cinta dan perasaan bahagia. "Mulai malam ini kau akan menjadi pacarku!" ucap vita penuh keyakinan. "Apa?" sontak Andre terkejut dengan ucapan vita barusan. "Aku tidak tahu cara berbasa-basi, aku hanya mengatakan apa yang aku rasakan saat ini," jawab vita dengan serius. "Apa kau serius dengan perkataanmu?" tanya Andre memastikan. "Aku serius, apa aku terlihat sedang bercanda?" "Aku juga mencintaimu, tapi suatu saat kau akan membenciku jika kau tahu kebenarannya," ucap Andre menatap serius vita. "Sudah cukup! aku tidak peduli tentang apapun saat ini, yang aku tahu aku ingin bersamamu, aku mencintaimu, dan kau juga mencintaiku, kenapa tidak kita mulai berkencan, kita tidak perlu memikirkan hal yang belum terjadi," jawab vita dengan senyuman. "Baiklah jika itu yang kau katakan, aku akan menjadi pacarmu mulai saat ini. Aku akan selalu bersamamu, membuatmu tersenyum, dan tak akan kubiarkan kau menangis lagi," ucap Andre. Vita mencium Andre kembali, dia merasakan kebahagiaan yang luar biasa, dia bahagia Andre juga memiliki perasaan yang sama dengannya, dia yakin saat dia bersama Andre kebahagiaan akan selalu menghampirinya. "Aku masuk dulu ya, hati-hati dijalan," pamit vita memberi lambaian tangan pada Andre. Andre pergi melajukan mobilnya dan beranjak pergi. Setelah mobil Andre tidak terlihat lagi. Vita berjalan masuk menuju kedalam rumah. Saat membuka pintu dia melihat Billy berada didepan pintu dengan tatapan marah melihatnya. Bersambung.... terima kasih sudah mampir Jangan lupa mampir kekarya aku yang lain #Hijrah cinta ku #Perjalanan hidup #Suami ku meninggal, aku berakhir dipenjara ( cerpen)
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN