“Kamu sudah kelamaan itu Kyara hamilnya! Masa setelah 6 bulan menikah kamu baru dinyatakan hamil sih! Kalau teman-teman Mama, anak dan menantu mereka langsung hamil setelah menikah!” kata Ibu Kyara nyinyir. “Yaelah Ray, Kyara kan baru hamil kok udah heboh gitu sih! Anaknya aja belum tentu lahir dengan selamat! Kalian jangan terlalu berlebihan deh!” Raska juga menunjukan ketidak sukaannya. “Kya, jangan berpikiran negatif ya. Mungkin Mama mertua kamu bukan bermaksud menyakiti hati kamu. Kamu harus tetap berpikir positif dan jangan jadi benci sama Mama mertua kamu ya. Gak ada orang tua yang gak senang jika akan memiliki cucu.” Mama berusaha menenangkan pikiranku. *** Di akhir pekan, sama seperti hari-hari biasanya aku membantu asisten rumah tangga keluarga Narendra. Aku lebih sering

