"BUUGGHH!!” Kenan melayangkan bogem mentahnya dengan kencang ke wajah Rayyan hingga dia tersungkur ke lantai. “Udah waktunya gue rebut balik Kyara dari tangan laki-laki b******k kayak lu! Sesuai dengan janji gue sebelumnya, sekali aja lu sakiti dia maka gue akan ambil Kyara dari lu!” “Gue khilaf Ken!!” “Jangan ambil Kyara dari gue! Dia istri gue!” pinta Rayyan. “Kyara…” diselipkan sedikit ketakutan dari cara Rayyan memanggilnya. *** Aku melangkahkan kaki semakin mendekat pada Rayyan dan Kenan. Aura gelap kini melekat padaku. Apa benar yang wanita itu katakan? Apa benar suamiku sudah mengkhianati cintaku? Tetapi melihat wajah Rayyan yang sudah babak belur dan juga Kenan yang terlihat geram sepertinya yang dikatakan oleh wanita tadi benar adanya. Satu jam sebelumnya… Aku memba

