Cinta Buta

1221 Kata

Bel apartemen berbunyi tanpa henti, memecah keheningan pagi yang menyesakkan bagi Karenina. Dengan langkah berat, ia menyeret kakinya menuju pintu. Jantungnya berdebar tak karuan; ia tahu siapa yang berdiri di baliknya. Sambil menarik napas, ia memutar kunci dan membuka pintu. "Hai!" sapa Aidan. Senyum tipis terukir di wajahnya, namun Karenina hanya membisu. "Boleh... aku masuk?" tanyanya ragu, menyadari Karenina seperti enggan menyambutnya. Tanpa sepatah kata, Karenina membiarkan Aidan masuk. "Aku bawain kamu sarapan," ucap Aidan sambil meletakkan bungkusan makanan di atas meja makan, lalu duduk. "Aku tadi mampir ke kantor, tapi kata Danisa hari ini kamu cuti?" Karenina mengangguk, ia duduk menjauh, matanya terus menghindari tatapan Aidan. "Kamu kenapa, Nin? Dari kemarin enggak bis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN