Ayyas terbangun begitu mendengar sang istri tercinta muntah-muntah di kamar mandi. Ayyas memijat pelan tengkuk Azzura yang masih mengeluarkan cairan bening. "Sayang, masih gak enakan, ya?" Ayyas begitu khawatir melihat tubuh lemas istrinya. "Iya, Mas," lirih Azzura sembari bersandar di pundak sang suami. "Ayo, kamu istirahat lagi, ya!" Azzura menggeleng. "Lho, kenapa?" tanya Ayyas dengan nada lembut. "Mau tahajjud bareng kamu, Mas! Gimana sih!" sungut Azzura. Ayyas terkekeh seraya mengusap sayang kepala sang istri yang sedang merajuk. "Oke, tapi kalau kamu mendadak lemas, kamu salat sambil duduk aja atau kembali tidur! Mengerti?" Azzura mengangguk patuh lalu kembali masuk ke kamar mandi untuk berwudhu. Setelah berwudhu, Azzura keluar dan bergegas mengenakan mukenanya. Sang suami t

