49. Melepas Rindu

1535 Kata

Azzura berhasil melewati trimester pertama kehamilannya. Meskipun berat baginya karena ia hamil tanpa sosok suami di sampingnya, Azzam selalu berada di sisinya. Saudara kembarnya itu memutuskan melanjutkan studinya di kota yang sama dengan Azzura agar ia bisa menjaganya. "Dek, pagi ini mau sarapan apa?" tanya Azzam begitu ia masuk ke dalam kamar sang adik dan mendapati adiknya baru selesai salat Subuh. Azzura tampak berpikir sejenak lalu menjentikkan jarinya. "Smooties pisang aja, Kak. Ada, kan?" "Ada kok bahannya," jawab Azzam. "Kamu mandi dulu! Aku siapin dulu." "Kak Azzam kuliah jam berapa?" tanya Azzura. "Jam sepuluh. Tenang, aku bisa antar kamu ke rumah sakit," jawab Azzam. "Oke, Kak!" sahut Azzura seraya melangkah ke kamar mandi. Di depan cermin, Azzura berdiri menyamping dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN