"Kamu suka yang ini, Mas?" Ayyas menoleh lalu mengangguk. "Serius?" Ayyas mengangguk lagi. "Yakin? Kalau kamu gak suka, aku ganti yang lain!" ujar Azzura. "Itu aja. Biar ada manfaatnya untuk tamu kita." "Oke, deh!" Azzura mengambil mushaf Al-Qur'an berwarna gold tersebut dan langsung menyerahkannya pada kasir. "Saya pesan lima ratus eksemplar, ya, Mbak," ujar Azzura. "Wah, kalau saat ini hanya tersedia tiga ratus eksemplar saja!" Sang kasir tersenyum tipis. "Kalau boleh tahu, ini untuk apa, Mbak?" "Untuk souvenir pernikahan kami, Mbak," jawab Azzura. "Oh, kalau begitu boleh saya minta nomor kontak Anda, Mbak? Saya mau hubungi pihak penerbitnya dulu. Insya Allah saya kabari kembali dalam dua hari ke depan. Gimana, Mbak?" tawar sang kasir. Azzura menoleh ke arah Ayyas meminta per

