Franklin menyeka pelan keringatnya begitu selesai membersihkan rumah kontrakannya. Ia ingin meninggalkan rumah tersebut dalam keadaan bersih sesuai dengan perjanjiannya dengan sang pemilik rumah. Setelah memutuskan untuk menerima tawaran Heru, ia diminta cuti selama seminggu sebelum keberangkatannya. Tentang biaya perjalanannya, Heru akan menggunakan dana khusus perjalanan dinas untuk Franklin sesuai persetujuan direktur keuangan. Franklin menghela napas panjang. Setelah ini, ia akan semakin merindukan keluarganya. Satu kota saja mereka harus mencuri waktu untuk bertemu, apalagi jika harus berbeda kota. Untung saja Felisha dan Alice diam-diam sudah memberikan nomor ponsel masing-masing agar mereka tetap saling berkomunikasi. Seperti saat ini, Franklin baru saja menghubungi mereka untuk be

