Annoying

414 Kata
---Pagi hari, Kampus. "Lu belum jawab pertanyaan gua Aeera" ucap Bara yang terus mengikuti langkah Aeera yang sedang terburu-buru menuju kelasnya "Stop ikutin gue" jawab Aeera yang sibuk melihat langkahnya menghindari tatapan Bara. Bukan tanpa alasan, semua orang memperhatikan interaksi keduanya. Mungkin dalam pikiran mahasiswa kampusnya "apa yang dilakukan primadona kampus dengan manusia biasa seperti Aeera" Bara menahan tangan sebelah kanan Aeera, sehingga keduanya menghentikan langkahnya. Aeera memberanikan diri untuk menatap Bara, mata kedua insan itu saling menatap. "Aeera, Listen. Gua tanya, lu balik jam berapa?" Ucap Bara "Bukan urusan lu Bara" jawab Aeera "Gua cuma nanya?" "Gue gamau jawab. Stop gue mau kelas udah telat" final Aeera akhirnya dan memilih berlari menuju kelasnya meninggalkan Bara dengan sunggingan senyumnya. --- Sore hari, parkiran kampus Aeera tengah sibuk mengobrol bersama teman barunya di kampus ini, Zee namanya. Anak yang sangat ceria, mudah berbaur dengan orang intinya sangat berbanding terbalik dengan sifat Aeera. Langkah keduanya tanpa sadar telah sampai ke parkiran kampus. "Bareng gua aja yuk raa" ajak Zee "Gausah deh, gue mau ada perlu dulu keluar" bohong Aeera. Bukan apa, hanya saja ia masih merasa belum sedekat itu untuk merepotkan Zee. "Bisa gua anter yuk" kekeh Zee dengan niat baiknya "Gausah beneran Zee, makasi yaa gue di jemput temen kok" "Ohh yaudah. Gua duluan yaa, hati-hati lu Raaa" "U too Zee" Zee menjalankan mobilnya pergi meninggalkan Aeera yang baru saja akan mengeluarkan ponselnya untuk memesan ojek online. Namun, sebuah suara kembali mengintrupsinya. "Lu ga pinter boong Aeera" ucap sebuah suara, ternyata Bara yang entah sejak kapan berdiri di samping mobil hitam miliknya "Lu? ngapain disini?" bingung Aeera "Kan gua bilang mau nganter lu balik hari ini Aeera" Aeera menghela nafasnya, ia merasa kesal dengan pria keras kepala satu ini. "Yukk" ajak Bara kembali Aeera menghampiri Bara, ia berdiri tegak di hadapan Bara. Mata keduanya kembali saling tatap, lalu Aeera berkata "Bara, gue gatau salah gue apa sampe lu ganggu gue. Tapi please, gue mau kuliah dengan tenang disini" "Maksud lu apa Aeera?" heran Bara "Lu ga liat? semua orang merhatiin kita. Semua mata tertuju ke kita" "Ngapain lu peduli?" "BARA!!" suara Aeera meninggi, lalu kembali menghela nafasnya "Bara, gue gatau maksud dan tujuan lu apa tapi tolong jangan gue. Gue cuma mau tenang disini Bar, sesulit itu? please jangan gue orangnya" "Apa sih ra, gua cuma mau kenal lu kok" "Kenapa harus gue Bara? kenapa?" "Ya.. Ya kenapa harus orang lain?" "Bara, u're annoying!!" ucap Aeera akhirnya dan untuk kedua kalinya meninggalkan Bara di tempat.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN