Ketukan heels pada lantai marmer itu terdengar sangat jelas di sebuah lorong perusahaan. Tampak seorang wanita berpakaian rapi ala pegawai kantoran melangkahkan kakinya terburu-buru menuju sebuah ruangan yang luas dan hanya diisi oleh satu orang saja. Tok tok tok Sebelum wanita itu masuk ke dalam ruangan itu, terlebih dahulu ia mengetuk pintu ruangan itu, meminta izin pada si pemilik ruangan itu untuk bisa masuk ke dalam. Setelah meminta izin kepada si pemilik ruangan tersebut, wanita itu pun masuk ke dalam. Ceklek “Maaf Pak, ada yang bisa saya bantu?” Laki-laki yang tengah berkutat dengan komputer dan kertas-kertas itu pun melihat ke arah wanita yang baru saja masuk ke ruangannya. “Tolong belikan dua gelas coffee di kafe depan!” titah laki-laki itu yang merupakan atasan dari wanita

