Rydian menghela napas lega seraya merebahkan diri di atas tempat tidur. Sekantung darah donor bergolongan A yang sudah masuk ke dalam tempat sampah itu membuat perutnya kenyang. Dia dapat memperkirakan bahwa dua atau tiga hari tidak perlu minum darah manusia. Teringat sesuatu, dia menoleh ke tempat sampah, dengan menjentikkan jarinya sekilas tempat sampah yang terbuat Dari tempahan besi mengeluarkan api dan membakar habis bekas kantung darah. Dia tidak mau mengambil resiko jika pelayan membersihkan kamarnya dan menemukan kantung bekas darah. Walau sesungguhnya dia tidak peduli dengan spekulasi mereka, tetap saja dia melakukannya. Diusap wajahnya tatkala mengingat Michelle. Gadis itu akan memperlakukannya berbeda jika mereka bertemu lagi nantinya. Dia meyakini itu. mungkin Michelle akan m

