Michelle menatap kedua pria yang berdiri di hadapannya. Satu pria memiliki rambut panjang yang diikat itu bernama Jovan. Diperhatikannya pria bernama Jovan itu sebab terlalu putih untuk ukuran manusia normal. Berbanding terbalik dengan Rydian yang memiliki kulit seperti manusia normal. Michelle mengedipkan matanya saat melihat Jovan tersenyum padanya. Dua pria di hadapannya sama-sama memiliki wajah yang tampan dan menurutnya itu tidak biasa. Tampan yang memang benar-benar tampan. “Michelle?” Panggilan Rydian membuatnya seketika menatap lelaki itu. “Ya?” dia terlalu terkesima melihat dua orang yang menurutnya ketampanannya tidaklah biasa. “Apa kau akan tetap di sini?” Pertanyaan Rydian itu membuat Michelle segera mencangklong senapannya lalu tertawa gugup. Dia tidak mau terpergok seda

