Jake Romano kini berdiri memerhatikan Rydian yang masih beringas. Rydian berubah menyeramkan dengan kobaran api di sekelilingnya namun api itu tidak sedikitpun menyentuh tubuh anak itu, seolah api itu telah menjadi sahabatnya. Satu lagi kelebihan anak itu yang dia tahu yaitu dapat menciptakan api dari kedua tangannya. Diperhatikannya Rydian yang masih mengamuk, membakar habis apapun yang berada dalam jangkauan langkahnya. Dia masih berdiri, menunggu apa lagi kelebihan yang dipunyai oleh Rydian. Dia memilih untuk duduk di atas pohon yang cukup tinggi. Saat ini, Rydian bukanlah seperti Rydian. Akalnya telah hilang dan berganti kemarahan melingkupi hampir seluruh pikirannya. Mudah sekali bagi remaja itu untuk mengeluarkan kekuatan tersembunyinya dengan cara membuatnya tersulut hingga terb

