Michelle memejamkan mata seraya menikmati sensasi dingin yang menjalar di sekujur tubuhnya karena berendam air. Dia jarang berendam. Dia melakukannya jika memang benar-benar letih setelah seharian berkutat pada pelatihannya. Seringnya dia mandi cepat. dia tidak seperti kebanyakan gadis yang senang berlama-lama di dalam kamar mandi seraya berlulur atau mencukur bulu kaki. Dia pun tidak suka berdandan. Dia lebih senang menggerai rambutnya atau dikuncir kuda. “Aku berendam entah berapa lama.” Gumamnya masih memejamkan mata. Diangkat satu tangannya ke udara lalu meringis sebab merasakan masih ada panas menjalar. Kembali dia masukkan tangannya ke dalam air. “Entah apa yang salah padaku.” Dia menghela napas lelah. Diperhatikan jari-jemarinya yang mulai berkerut karena berendam entah berapa l

