Kabur

898 Kata

Setelah Michelle tertidur nyenyak memunggunginya, Rydian bangkit dari tempat tidur. Diusap kepala gadisnya lembut. Ucapan gadis itu mengenai kematian membuatnya takut. Dia tidak tahu harus berbuat apa untuk menangguhkan ramalan itu. Sihirnya tidak bisa membuat kematian seseorang terhindar. Hanya pengihir tingkat tinggi yang dapat membuat kematian ditangguhkan dan hanya tuhan yang tahu mengenai usia. Manusia hanya meramal, tuhanlah yang menentukan semuanya. Rydian menghela napas pelan kemudian berbalik. Diliriknya sekali lagi Michelle yang tidur nyenyak. "Aku pulang dulu." Bisiknya, "sampai ketemu lagi." pungkasnya. "Rydian." Panggilan lembut dari Michelle membuat lelaki itu berhenti di depan pintu masuk kamar. "Ya?" jawabnya lalu mengalihkan pandangannya pada Michelle. Namun sejurus kem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN