Noah segera menjalankan mobilnya tanpa tahu kemana, Nara menggigil kedinginan, akhirnya dengan penuh pertimbahan yang konyol. Noah membawa Nara ke rumahnya. “Noah, kita mau kemana?” tanya Nara kaget melihat lingkungan yang dikenalnya. Dia mulai panik ketika memasuki gerbang komplek. “Kenapa kamu membawaku ke rumahmu?” tanya Nara sengit saat Noah memaksanya turun dari mobil. “Kamu basah, bajumu warna putih, aku bisa melihat semuanya, kamu gila Nara bagaimana berlari seperti itu dalam hujan, bagaimana jika nanti kamu diikuti, gimana kalau ada yang berniat jahat padamu?" ujar Noah sambil menarik Nara masuk rumahnya. Nara tertegun mendengar penjelasan Noah, dia baru menyadari kalau bajunya hampir transparan, dia segera menyilangkan tangannya di d**a dengan percuma. Rumah Noah persis seper

