Sarah yang tadinya tidak merasa lapar tiba-tiba menjadi lapar saat melewati warung makan pinggir jalan. Sarah berjalan perlahan saat mendekati warung makan itu, lalu menghirup aroma makanan dalam-dalam. Abraham mendengus geli melihat kelakuan Sarah yang konyol. “Kamu lapar?” tanyanya berhenti. Sarah merasakan wajahnya memanas. “Tadi kan sudah makan, jika aku menjawab aku lapar pasti nanti dia berpikir aku wanita rakus,” pikir Sarah dalam hati. “Kamu, lapar tidak?” tanyanya kembali sesantai itu, dia baru menyadari dia kembali salah memanggilnya. “Maksud saya, bapak lapar tidak?” Abraham mendengus tidak suka saat Sarah mengulangi pertanyaannya. “Jika, kita hanya berdua, kamu bisa memanggilku semau kamu, bukannya aku dah bilang panggil aku Abe?” ujar Abraham menatap Sarah. Wanita itu kem

